|
|




www |
Sadaluhung Padjadjaran de Corps - Padjadjaran University |
Marching Band |
copyright © aloisaiko 2009 |
.sadaluhung.or.id |
back to |
Nol koma sekian persen |
Journal Entry: Tue Jul 28, 2009 at 11:28 AM |
Orang sering kali bertanya sama saya "Gimana caranya sich niup not tinggi?" Saya sering bingung sendiri, kenapa sich pertanyaan itu yang selalu muncul dari para trompetis? Saya juga sering bingung mesti ngomong apa untuk menjawab pertanyaan mereka? Saya heran, kenapa pertanyaan yang datang bukan "bagaimana cara meniup not yang baik atau memainkan trumpet yang baik ?" Not tinggi bukan di atas segala-galanya.. Not tinggi bakal muncul dengan sendirinya seiring proses latihan yang dijalani Makin tinggi frekuensi berlatih, makin cepat not tinggi dicapai Makin lama intensitas latihan, makin cepat not tinggi didapat Tapi sbenarnya banyak hal tidak disadari oleh para trompetis pemula, meniup tinggi itu bukan berarti kita sukses meniup yang baik meniup tinggi bukan barometer meniup yang baik Kita sering luput tidak pernah mempertanyakan kepada diri kita sendiri "Bagaimana dengan tiupan not rendah kita?" Sudah benarkah cara kita meniup? Sesungguhnya not rendah itu modal utama kita untuk bisa meniup not tinggi, karna meniup not rendah menyadarkan kita bagaimana angin itu berhembus Saya sering menganalogikannya serupa langkah kita meniti hamparan anak tangga Untuk sampai di atas, kita tidak mungkin loncat begitu saja, tanpa melewati urutan anak tangga satu demi satu Bisa saja sich... kita tiba-tiba meloncat sampai di atas Tapi tentu saja, energi yang dikeluarkan harus berkali-kali lipat "Cape dech...!!" Selain menguras fisik terlalu banyak, kita juga jauh dari rasa enjoy Padahal..... Memainkan trumpet = memainkan musik Memainkan musik = enjoy Gejala ini yang sering kali menghampiri para peniup pemula Meniup tinggi jadi momok buat mereka yang akhirnya bermuara pada perasaan yang muncul "Aku tidak berbakat" lantas menyerah..... Belajar dari pengalaman, teori, bakat, banjir informasi, dan lain sebagainya... hanya Nol koma nol sekian persen dari kesuksesan seseorang menjadi peniup trompet Sisanya..... 99,999999 % ya latihan...... Mau??!! Mau...??!! Nggak ?!! Nggak..??!! Jangan Mau yang Nggak-Nggak....!!! Ciayooooo.................... |
Posted By: Arcil Soekarno (facebook) |